Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia Network merilis kenaikan elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla tiga hari menjelang pemungutan suara, 9 Juli 2014.
Menurut peneliti LSI, Fitri Hari, peningkatan elektabilitas pasangan nomor urut dua ini tak lepas dari masuknya pendukung Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.
"Pada survei kali ini, elektabilitas kedua pasangan calon menunjukkan dinamika yang berbeda, di mana elektabilitas Jokowi-JK mengalami peningkatan, ujarnya saat memaparkan hasil survei terbaru LSI Network di Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (7/7/2014).
Ia mengungkapkan, salah satu alasannya adalah karena adanya penguatan pada wong cilik yang lebih banyak memilih pasangan tersebut. Ini efek dari kampanye masif door to door yang dilakukan relawan Jokowi-JK di provinsi-provinsi yang strategis.
Selain itu, kampanye yang melibatkan endorsement tokoh-tokoh berintegritas tinggi, seperti gerakan artis yang mengusung tema 'akhirnya memilih Jokowi.'
Tidak hanya itu, dipublikasikannya isu dan program yang lebih fresh, baru, dan konkrit dalam seminggu terakhir. Isu dan program tersebut di antaranya berupa janji tiga peraturan presiden dalam 100 hari, lima kontrak dengan rakyat, dan sembilan program nyata yang dipublikasikan lewat serangan darat.
Dan alasan terakhir ialah bergeraknya mesin pendukung Jokowi - JK, baik partai maupun relawan, secara masif.
Pergerakan relawan secara masif ke tengah masyarakat, menurut Fitri, terjadi karena adanya bayangan kekalahan terhadap Jokowi-JK.
"Salah satu pemicu bergeraknya mesin partai dan relawan secara masif adalah karena munculnya bayangan kekalahan bagi kubu Jokowi-JK," katanya.
Kendati demikian, posisi Jokowi belum aman. Ia mengatakan, "Meski unggul dan kembali menunjukkan tren positif, pasangan Jokowi JK belum aman dan dipastikan menang karena masih nada delapan suara yang masih mengambang."
Alasan lain posisi Jokowi JK belum aman adalah masih adanya pergerakan calon pemilih di hari tenang dan masih tingginya angka golput serta manuver dari lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita
-
Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak
-
Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden
-
Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut
-
Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi
-
Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek
-
Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh
-
Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara
-
Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total
-
Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum