Suara.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan aksi di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat (11/7/2014), mendorong pemerintah Indonesia segera terlibat dalam persoalan yang dihadapi Palestina.
"Kontribusi Indonesia adalah peluang emas bagi Presiden Susilo Bambang Yudoyono untuk mencatatkan tinta terakhir bagi perdamaian dunia, serta terlibat aktif bagi kemerdekaan dan kedaulatan Palestina," kata Koordinator aksi Ardio Sagita di sela aksi tersebut.
Menurut dia, Indonesia yang saat ini memiliki posisi sebagai anggota Dewan Keamanan tidak tetap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seharusnya dapat memainkan perannya.
"Indonesia bisa mendesak anggota (PBB) yang lain untuk menetapkan resolusi gencatan senjata," kata dia.
Selain itu, ia mengatakan, melalui PBB Indonesia bisa mengirimkan tentaranya sebagai pasukan penjaga perdamaian, dengan tujuan melindungi warga Palestina.
Ia menilai, PBB sebagai otoritas tertinggi internasional belum mengeluarkan sikap yang tegas.
"PBB seharusnya lebih aktif dalam penyelesaian konflik, bahkan sudah saatnya menerjukan pasukan perdamaian. Bahkan harus berani menyeret Israel dalam pengadilan HAM internasional," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati