Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ida Budhiati mengakui ada laporan dari sejumlah daerah ada yang menyampaikan pemilih mendapatkan dua surat suara.
"Di beberapa tempat kami mendaptkan laporan dari teman-teman ada proses pengumutan suara ulang, karena pemilih memiliki haknya lebih dari satu kali," ungkap Ida yang ditemui di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2104).
Salah satu kota yang dilaporkan yaitu salah satu daerah di Yogyakarta. Ida tidak menyebut detil TPS dan didaerah mana, tapid dia mengungkapkan di daerah tersebut sudah dilaksanakan pemungutan suara ulang.
"Ada 1 saja (warga) yang mendapatkan surat suara (lebih dari satu), yang diulang sejauh ini yang kami tahu dari Daerah Istimewa Yogyakarta," ungkap Ida.
Dia mengelak kalau hal itu terjadi karena kecerobohan petugas. Dia mengatakan hal itu terjadi tanpa unsur kesengajaan, dimana pada surat yang satu terdapat tanda tangan petugas KPPS dan surat yang satunya tidak ada tanda tangan dari KPPS.
"tanpa sengaja, dia dapat dua surat suara, satu surat suara mendapatkan tanda tangan KPPS, kemudian surat suara yang kedua tidak ada tanda tanganya, kalau meliaht faktanya tidak ada kesengajaan proses pelipatan ya itu harusnya 1 lembar dan ini jadinya dua," cerita Ida.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir