Suara.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan partainya akan tetap setia bersama koalisi Merah Putih, baik di dalam lingkaran pemerintah -- seandainya pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa terpilih menjadi presiden dan wakil presiden -- maupun di luar pemerintahan.
Koalisi Merah Putih adalah sebutan bagi partai-partai yang mengusung Prabowo - Hatta. Anggota koalisi ini, yakni Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS, Golkar, PBB, dan Demokrat.
"Kami yakin dengan koalisi ini karena dalam perjalanannya, kami merasakan ada nilai-nilai luhur berupa kebersamaan dan juga kesamaan visi misi ke depan untuk membangun Indonesia menjadi lebih demokratis," kata Mardani kepada suara.com, Sabtu (12/7/2014).
PKS, kata Mardani, akan tetap bersikap kritis sekaligus solutif terhadap pemerintahan yang akan datang.
Mardani mengakui kekritisan PKS selama ini terkadang dipandang secara berbeda oleh partai yang berkoalisi dengan PKS sebelumnya.
"Itu tidak enak sebetulnya, ya. Kita selalu dikatakan kawan yang tidak setia. Tapi sesungguhnya sebelum bicara keluar (publik), runtutannya selalu kami sampaikan dulu semua solusinya itu di dalam dan tertutup. Tapi kalau di dalam dan tertutup sudah tak berhasil, maka sebagai pertanggungjawaban kepada publik, membuat kami harus bicara kepada publik, yang mungkin tidak nyaman," katanya.
Saat ini, KPU tengah melaksanakan rekapitulasi penghitungan suara hasil pilpres. KPU akan mengumumkan hasilnya pada tanggal 22 Juli 2014.
Pilpres diikuti oleh dua pasangan kandidat. Nomor urut pertama, Prabowo - Hatta dan nomor urut dua, Joko Widodo - Jusuf Kalla.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir