Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggandeng Unika Soegijapranata untuk memerangi kemiskinan yang masih melanda provinsi itu. Dengan kerja sama tersebut, Ganjar berharap Unika Soegijapranata melakukan gerakan pendampingan ke masyarakat secara langsung.
”Saya berharap dari mahasiswa Unika bisa dihasilkan peta pola road map penanggulangan kemiskinan sehingga bisa kami bagikan pada pemkot/pemkab termasuk alokasi dana. Selama ini, Pemrov telah memberikan dana pendampingan pada desa. Tolong mahasiswa cek sistem demokratisasi di desa. Apakah stimulan [dana] memberi manfaat,” ujarnya, Sabtu, (12/7/2014) di Gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata, dalam surat elektronik yang diterima suara.com.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga Maret 2014 jumlah masyarakat miskin di Jawa Tengah mencapai 4,83 juta (14,46%) yang terdiri dari 1,94 juta penduduk miskin perkotaan dan 2,89 juta penduduk miskin pedesaan.
Ganjar mengucapkan terima kasih atas peran aktif Unika Soegijapranata sebagai universitas pertama yang melakukan langkah nyata penanggulangan kemiskinan bagi warga Jawa Tengah.
“Saat saya pertama kali memimpin Jateng, kami kumpulkan 20 universitas. UGM dan UNDIP berkomitmen membenahi reformasi birokrasi yang rupanya rumit. UNS membantu dalam hal lembaga keuangan bagi petani tapi belum kelihatan bentuknya. Unika Soegijapranata hadir dengan program paling konkrit,” ujarnya.
Menurut Rektor Unika Soegijapranata Budi Widianarko program pengentasan kemiskinan desa secara linear berhubungan dengan masuknya Unika dalam Kluster Perguruan Tinggi Kelompok Utama Nasional dan berhak atas dana penelitian senilai Rp3 miliar.
“Dana tersebut kami alokasikan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata dalam program penanggulangan kemiskinan. Jadi Unika hadir tidak dalam program saja tetapi juga dengan dana yang ada,” paparnya.
Berita Terkait
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Children of Heaven: Angkat Tema Kemiskinan dengan Pendekatan yang Humanis
-
Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?
-
Prabowo Merasa Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 6,5% di 2027
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari
-
Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
-
Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo
-
Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
-
Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
-
Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!