- Angkatan Udara Qatar menembak jatuh dua pesawat Iran setelah serangan rudal dan drone ke fasilitas energi negara tersebut.
- Qatar berhasil mencegat tujuh rudal balistik dan lima drone yang mengancam beberapa wilayah negaranya pada hari Senin.
- Insiden ini terjadi saat Timur Tengah mengalami eskalasi konflik menyusul serangan antara Iran, AS, dan Israel.
Suara.com - Angkatan Udara Qatar menembak jatuh dua pesawat militer yang datang dari Iran pada Senin, menyusul serangan Iran yang sebelumnya menargetkan fasilitas gas di negara Teluk tersebut. Informasi itu disampaikan Kementerian Pertahanan Qatar dalam pernyataan resmi.
“Angkatan Udara Emirat Qatar berhasil menembak jatuh dua pesawat (SU-24) yang datang dari Republik Islam Iran. Mereka juga berhasil mencegat tujuh rudal balistik melalui sistem pertahanan udara, serta mencegat lima drone oleh Angkatan Udara Emirat Qatar dan Angkatan Laut Emirat Qatar, yang menargetkan beberapa wilayah di negara ini hari ini,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Qatar.
Otoritas Doha tidak merinci lokasi jatuhnya pesawat maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan, namun menegaskan bahwa sistem pertahanan udara dan laut Qatar berada dalam kondisi siaga penuh.
Insiden ini terjadi di tengah eskalasi tajam konflik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah target di Iran. Serangan tersebut kemudian dibalas Teheran dengan peluncuran rudal dan drone ke wilayah Israel serta ke negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
Dalam beberapa hari terakhir, ledakan dilaporkan terdengar di berbagai kota Teluk, sementara infrastruktur sipil dan energi ikut terdampak. Serangan Iran juga menargetkan fasilitas strategis, termasuk instalasi gas di Qatar, yang meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan pasokan energi global.
Ketegangan kian memburuk setelah muncul klaim dan konfirmasi terkait tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yang memicu ketidakpastian kepemimpinan di Teheran. Iran menegaskan tidak akan bernegosiasi dengan Washington, sementara Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak menutup kemungkinan pengerahan pasukan darat ke Iran.
Di tengah situasi tersebut, negara-negara Teluk meningkatkan kewaspadaan pertahanan udara. Arab Saudi sebelumnya melaporkan pencegatan sejumlah drone di dekat pangkalan udara dan fasilitas energi, sementara Bahrain mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat serpihan serangan.
Berita Terkait
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan