Suara.com - Kejanggalan hasil pindai atau scan formulir C1 kembali didapati di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengunggahnya.
Hasil scan yang dapat diunduh di situs KPU itu memperlihatkan formulir C1 yang tidak ditandatangani oleh para saksi.
Kondisi itu didapati di 17 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang, Jawa Timur.
Selain tidak ditandatangani saksi, ke-17 TPS tersebut dimenangkan pasangan nomor urut 1 Prabowo-Hatta. Sementara pasangan nomor urut 2 Jokowi-JK tidak memperoleh suara sama sekali.
Sementara itu terkait temuan tersebut Ketua KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan pihaknya masih terus mencari informasi mengenai kebenaran hal itu.
"Ditemukan di beberapa TPS di Ketapang Sampang, kami mencari informasi (kebenaranya) tentang itu," kata Hadar di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Senin (14/7/2014).
Berita Terkait
-
Deklarasi Koalisi Merah Putih, PKS: Kalah Menang Itu Nomor Dua
-
Tugas Berat Pertama Presiden Terpilih, Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN
-
Soal Tolak Ajaran Komunis Masuk Kesepakatan Koalisi Pendukung Prabowo
-
Partai Pendukung Prabowo Deklarasikan Koalisi Permanen Sore Ini
-
Bawaslu Siap Selidiki Kecurangan Pilpres via Pos dan Drop Box
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!
-
Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga
-
Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa
-
Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK
-
Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa
-
Revisi UU Pemilu Mendesak, Eks Penyelenggara Ingatkan Waktu Kian Sempit Jelang 2026
-
Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran
-
Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?
-
Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026