Suara.com - Salah satu isi poin kesepakatan partai koalisi pendukung pasangan Prabowo-Hatta yang akan mendeklarasikan koalisi permanen sore ini, Senin (14/7/2014), ternyata juga menyinggung ajaran komunis.
Sekjen Partai Gerindra Amhad Muzani kepada suara.com mengungkapkan ada tiga butir kesepakatan yang dianggap penting, dari delapan poin yang akan dideklarasikan dalam koalisi selain memperkuat fungsi partrai di Parlemen.
“Kemudian kami sepakat tetap mempertahankan ketetapan MPRS yang menolak ajaran komunis,” ungkap Muzani yang dihubungi melalui telepon.
Selain soal komunis, enam partai pendukung yang lolos juga siap mengawal gelontoran dana pembangunan desa.
“Terus memperjuangan dana pembangunan desa, Rp1 miliar perdesa,” katanya lagi.
Keenam partai yang akan menandatangani koalisi yakni Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, PPP dan Golkar.
Penandatangan yang rencananya langsung dihadiri ketua umum atau sekjen partai itu bakal digelar pada pukul 16.00 WIB.
“Kecuali SBY, saya tidak tahu datang atau tidak,” ungkap Muzani.
Dia menyebut kemungkinan khusus untuk Demokrat hanya diwakilkan oleh Sekjen Demokrat Edhie Baskoro alias Ibas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok