Suara.com - Polisi telah menetapkan dua guru Jakarta International School - Neil Bantleman dan Ferdinant Tjong - menjadi tersangka kasus kekerasan seksual pada murid. Keluarga mereka tidak terima.
"Polisi menahan suami kami, kami yakin suami saya tidak bersalah dan tidak melakukan apa yang dituduhkan kepada mereka," kata Sisca, istri Ferdinand, saat konferensi pers di kampus JIS, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2014).
Tracy Bantleman, istri Neil Bantleman, juga mengaku merasa sangat tertekan dan sedih.
Sambil menitikkan air mata, Sisca memohon polisi untuk membebaskan suaminya.
"Mereka butuh dukungan," katanya.
Sisca juga meminta kepada media untuk menulis berita dengan menggunakan hati nurani.
"Semua tuduhan ini adalah palsu dan tidak benar, kami yakin suami kami tidak melakukan apapun seperti yang dituduhkan," katanya.
"Ini merupakan mimpi buruk untuk saya, suami, dan keluarga di Kanada," kata Tracy.
Dino Vega, anggota dewan pembina Yayasan JIS mengatakan dua staf pengajarnya ditahan sejak semalam. Menurut Dino, tuduhan polisi tidak ada buktinya.
"Pihak JIS akan menjamin kedua guru akan bersedia dilakukan penyelidikan. Kita selalu koorporatif karena mereka merupakan salah satu pengajar teladan," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti
-
Hadapi Cuaca Ekstrem, Jaga Kesehatan dan Kebersihan dengan 10 Tips Ini
-
Percepatan Pemulihan Layanan Adminduk: Dukcapil Salurkan Sarpras ke Aceh Tamiang Sampai Kota Langsa