Suara.com - Fransisca Lindia, istri Ferdinand Tjion, guru Jakarta International School (JIS) yang menjadi tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak, mengatakan bahwa suaminya bukan pelaku paedofilia.
"Suami saya lelaki normal. Dia suami yang baik dan bertanggung jawab menyanyangi anak-anaknya. Saya mohon kepada polisi untuk melepaskan. Suami saya tidak bersalah, saya yakin tuduhan palsu tidak benar," kata Fransisca Lindia, istri Ferdinand Tjiong di Kampus JIS, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (16/7/2014).
Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa selain menjadi staf pengajar di JIS, suaminya juga menjadi guru privat.
"Kejadian ini menghancurkan nama baik suami saya, keluarga saya," katanya.
Kesedihan serupa juga terpancar dari Tracy Bantleman, istri tersangka kasus yang sama, Niel Bantleman.
Kepada wartawan, Tracy mengaku sedih melihat suaminya mengenakan pakaian tahanan. Apalagi, kedatangan ke Indonesia bertujuan bukan untuk mencari masalah, melainkan untuk mengajar dan mendapatkan reputasi baik.
"Kami lahir di sekolah ini karena kemampuan kami luar biasa sebagai guru dan manusia. Suami saya tidak bersalah, kami sudah menikah tujuh tahun lebih. Hubungan saya sangat kuat, suami saya memiliki hati baik. Hubungan kami normal sebagai sumi istri," kata Tracy.
Pada kesempatan itu, Tracy sempat mempertanyakan kepada penyidik soal barang bukti yang menjadikan suaminya sebagai tersangka.
"Saya harus pertanyakan kenapa ditahan? Kami sudah menjalankan 100 persen dan bersikap kooperatif, dan tidak ditemukan bukti-bukti, dan tidak pernah ditanyakan di BAP," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim