Suara.com - Badan penerbangan federal Amerika Serikat (FAA) melarang semua pesawat penumpang AS untuk terbang di atas wilayah timur Ukraina, menyusul ditembaknya pesawat Malaysia Airlines MH 17 di area itu, Kamis (17/7/2014).
Semua pesawat AS dilarang terbang di seluruh wilayah Simferopol dan Dnepropetrovsk.
"Langkah ini melanjutkan larangan serupa dari FAA pada April lalu, yang melarang pesawat AS terbang di atas Crimea, Laut Hitam, dan laut Azov," bunyi pernytaan lembaga tersebut.
Langkah yang sama juga diambil maskapai penerbangan Taiwan, Eva Air, yang memutuskan untuk tidak mengambil rute di sekitar lokasi ditembaknya MH 17.
"Pesawat kami akan menghindari wilayah Ukraina sesegera mungkin," kata salah satu perwakilan Eva Air.
Sementara itu dua maskapai penerbangan Korea Selatan mengatakan mereka sudah menghindari wilayah Ukraina sejak Maret lalu.
Korean Air Lines dan Asiana Airlines mengatakan mereka telah menghindari wilayag Ukraina sejak 3 Maret karena alasan keselamatan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Bertambah 1,6 Juta Orang dalam 6 Bulan, Jumlah Penduduk Indonesia Kini 288,3 Juta Jiwa
-
Trafik Tol Jogja-Solo Diprediksi Naik 8 Persen Saat Mudik, Parameter Pengalihan Arus Disiapkan
-
AS Diduga Kuat Dalangi Pengeboman Sekolah Dasar Perempuan Iran tapi Trump Berkilah, Ini 5 Faktanya
-
5 Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo, Tiga Bersaudara Ditangkap Polisi
-
Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran
-
Kali Kedua Rapat Bareng Presiden, Hasan Nasbi Hadir di Istana, Sinyal Comeback ke Kabinet?
-
5 Fakta Al-Aqsa Diblokade Israel saat Ramadan: Pancing Amarah Negara Muslim
-
Jalur Pantura Weleri-Kendal Diperkuat Beton Rigid demi Mudik Aman
-
Lantunkan Shalawat, Banser Dukung Gus Yaqut di KPK: Kami Tak Terima Kader Terbaik NU Dikriminalisasi
-
Kakorlantas Ingatkan Pemudik: Mudik Itu Rindu, Jangan Terburu-buru!