Suara.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia masih menunggu keluarga dari warga negara Indonesia yang menjadi korban jatuhnya pesawat MH17 Malaysian Airlines di Ukraina untuk menyerahkan sampel DNA.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat (18/7/2014), mengatakan bahwa hingga saat ini sebanyak 13 WNI diketahui menjadi korban.
"Korban ada 13 orang, tetapi yang sudah memberi sampel DNA baru empat keluarga," kata Boy.
Menurut dia, keempat keluarga tersebut merupakan keluarga korban yang berdomisili di Jakarta dan Surabaya.
Boy menyampaikan sampai saat ini Tim Disaster Victim Identification (DVI) yang diturunkan oleh Polri untuk menangani pengidentifikasian korban tersebut masih menunggu DNA dari keluarga korban lainnya di Rumah Sakit Polri.
Selanjutnya, Polri juga memperkirakan jumlah korban WNI masih mungkin bertambah sebab belum ada laporan terbaru.
Bagaimanapun, kata Boy, Polri berharap pihak keluarga korban dapat membantu memberikan data dan informasi tentang korban.
"Kalau ada saudara sekandung bisa diambil sampel darah cek DNA untuk sampel pembanding. Mudah-mudahan nanti bisa membantu untuk identifikasi," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!