Suara.com - Untuk menghindari penumpukan di jalur pantai utara Comal, Kabupaten Pemalang, akibat retaknya Jembatan Comal kendaraan berat akan dialihkan ke jalur selatan.
"Solusi menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan berat di jalur pantura Comal maka kami akan mengalihkan ke jalur selatan atau kembali ke 'pool'," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Nur Ali di Pemalang, Jumat (18/7/2014).
Menurut dia, pada jalur pantura Comal diketahui tidak ada jalur alternatif yang bisa dilalui oleh kendaraan berat sehingga para sopir truk dan bus harus memutar kembali ketempat tujuan semula.
Kendaraan berat yang berasal dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang), kata dia, dapat melalui Tegal menuju Purwokerto sedang dari arah timur menuju barat harus kembali ke "pool" masing-masing perusahaan.
"Untuk kendaraan kecil atau pribadi masih bisa melalui jalur alternatif tetapi kalau kendaraan berat harus melalui jalur selatan atau kembali lagi ke pool masing-masing," katanya menandaskan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang, AKP Davis Busin mengatakan jembatan Comal yang berada di Jalur pantai utara Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, ditutup total sejak Jumat pagi (18/7/2014). (Antara)
Tag
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya