Suara.com - Rumah Sakit Indonesia yang didirikan di Gaza siap dioperasikan menyusul daruratnya kondisi di wilayah tersebut, serta minimnya fasilitas untuk menangani korban tewas dan luka-luka yang terus berjatuhan.
"Sebetulnya, RS Indonesia ini akan dibuka pada Desember mendatang, tetapi karena desakan warga Palestina akan kita buka kapan pun itu kita siap," kata Ketua Divisi Konstruksi Mer-C Idrus Alatas saat konferensi di Jakarta, Jumat (18/7/2014).
Idrus menyebutkan, pembukaan darurat ini akan mengoperasikan unit-unit, sebagai berikut unit IGD dan kamar tindakan beroperasi maksimal, unit ICU beroperasi dengan 10 bed dengan lima ventilator, poliklinik beroperasi maksimal, laboratorium beroperasi maksimal dan radiologi hanya dilengkapi X-ray portable/mobile.
Selain itu, lanjut dia, termasuk kamar bedah dari kapasitas empat kamar, baru beroperasi satu kamar dan unit rawat inap dengan kapasitas 50 tempat tidur.
Idrus mengatakan pihaknya juga tengah menyiapkan tim bedah untuk diberangkatkan ke Gaza sambil menunggu adanya koordinasi dengan KBRI di Mesir dan Kedutaan Besar Mesir di Jakarta.
"Sebelumnya, kami sudah berkunjung ke Kedutaan Besar Mesir di Jakarta untuk berkoordinasi karena selama ini kita melewati jalur Gaza atas izin Mesir," katanya.
Dia menyebutkan sebanyak tiga orang dokter bedah dan dua perawat yang siap diberangkatkan ke Gaza.
"Semoga ini dapat menjadi amal baik yang mempersatukan hati rakyat Indonesia dan Palestina, sebagai bukti kemanusiaan yang tidak mengenal batas dan jarak," katanya.
Dalam konferensi pers tersebut juga dilakukan telekonfrensi melalui media sosial Skype dengan relawan Mer-C di Gaza, Nur Ikhwan Abadi.
Ikhwan mengatakan kondisi rumah sakit di sana sangat memprihatinkan dan banyak korban yang tak tertangani.
"Masih sibuk menangani korban, banyak korban mengalami luka parah, kakinya putus, korban luka ringan disarankan langsung pulang karena kapasitas rumah sakit yg terbatas. Mereka mengharapkan RS Indonesia beroperasi. Kondisi rumah sakit di sini sangat tidak memungkinkan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Media Korea Kagum dengan Rekam Jejak Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako dan Kebutuhan Pokok untuk Korban Banjir di Tanah Laut
-
2 Pemain Urus Naturalisasi, Bakal Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
Tanpa Jump Scare Berisik, Achmad Romie Baraba Hadirkan Horor Atmosferik di Penunggu Rumah: Buto Ijo
-
Lenovo CIO Playbook 2026: AI Tak Lagi Eksperimen, 96% Perusahaan ASEAN+1 Siap Gaspol Investasi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek