- KBRI Abu Dhabi informasikan penutupan sementara sebagian wilayah udara Emirat Arab.
- Penutupan ruang udara PEA picu imbauan KBRI bagi WNI terdampak pembatalan.
- WNI diimbau pantau jadwal maskapai menyusul gangguan keamanan regional di Timur Tengah.
Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi menginformasikan penutupan sementara sebagian wilayah udara Persatuan Emirat Arab (PEA). Langkah ini diambil menyusul perkembangan situasi keamanan regional yang dinamis pascaserangan militer di Iran.
Informasi tersebut disampaikan KBRI Abu Dhabi melalui akun Instagram resminya, merujuk pada pengumuman dari otoritas penerbangan setempat, General Civil Aviation Authority (GCAA). Penutupan ini merupakan langkah pencegahan guna menjamin keselamatan penerbangan, kru pesawat, serta keamanan wilayah kedaulatan negara.
GCAA menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan penilaian risiko keamanan dan operasional yang mendalam, serta hasil koordinasi dengan otoritas nasional maupun internasional. Otoritas penerbangan PEA menegaskan bahwa perlindungan warga dan kedaulatan negara adalah prioritas utama.
Imbauan bagi WNI
Merespons kebijakan tersebut, KBRI Abu Dhabi mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berencana melakukan perjalanan dari atau menuju Abu Dhabi untuk segera berkoordinasi dengan maskapai masing-masing. Langkah ini krusial guna mendapatkan informasi terkini terkait jadwal maupun status penerbangan.
Pihak maskapai dilaporkan akan memberikan bantuan dan akomodasi yang diperlukan bagi penumpang terdampak melalui kerja sama dengan otoritas bandara. Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan memverifikasi setiap informasi melalui sumber resmi guna menghindari disinformasi.
Bagi WNI yang terdampak pembatalan penerbangan atau sedang tertahan di bandara, KBRI Abu Dhabi menyediakan layanan hotline di nomor (+971) 56 615 6259. Sementara itu, WNI yang berada di wilayah Emirat bagian utara dapat menghubungi hotline KJRI Dubai di nomor (+971) 56 332 2611 dan (+971) 56 417 0333.
KBRI menegaskan bahwa otoritas setempat tetap memprioritaskan keselamatan penumpang dan awak pesawat di tengah dinamika keamanan kawasan yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Nasabah Berkesempatan Nikmati Cashback dan Promo Serba 70 melalui QRIS D-Bank PRO
-
Blak-blakan Menkeu Purbaya Akui Utang Negara Bertambah
-
Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik Jadi Irjen Kemenimipas, Ini Rekam Jejaknya
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi
-
PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris