Suara.com - Dua kubu kandidat pasangan capres cawapres akan menggelar deklarasi damai di Balai Kartini, Minggu (20/7/2014), yang akan berlangsung pada pukul 13.00 WIB.
Deklarasi itu rencananya akan disaksikan langsung oleh Kapolri Sutarman menjelang pengumuman pemenang Pilpres yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli, dua hari lagi.
"Dari kedua belah pihak bersama. Kami dapat info sangat baik, dan ini atas dasar itikad yang baik untuk menjaga bersama kondisi keamanan kondusif dan aman," kata Boy dalam acara diskusi di Jakarta, Sabtu (19/7/2014).
Deklarasi damai itu melibatkan pendukung, simpatisan dan relawan kedua kubu untuk menjaga keamanan, menyusul kabar bakal ada pengerahan masa saat pengumuman pemenang Pilpres nanti.
Kepolisian juga telah bekerjasama dengan TNI untuk melakukan upaya-upaya pengamanan.
"Kami harapkan apabila ada penyimpangan, kita harapkan masing-masing menempuh saluran hukum yang disediakan," katanya.
Kepolisian juga mulai memperketat pengamanan di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, yang hari ini mulai melakukan rekapitulasi suara secara nasional dari hasil pencoblosan Pilpres di dalam negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf