Suara.com - Polrestabes Semarang menyiapkan 23 pos pengamanan di berbagai titik untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
"Seluruh pos pengamanan sudah siap untuk digunakan," kata Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Djihartono di Semarang, Minggu (20/7/2014).
Menurut dia, pos pengamanan akan mulai dioperasikan sejak tujuh hari sebelum Lebaran, termasuk penempatan personel di dalamnya. Ia menuturkan petugas yang ditempatkan di pos tersebut akan bersiaga selama 24 jam.
Selain menjaga keamanan, lanjut dia, pos-pos yang terletak di jalur mudik tersebut bisa dimanfaatlan sebagai tempat istirahat pemudik.
"Pos-pos ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung," katanya.
Dalam menghadapi Lebaran, kata dia, Polrestabes Semarang juga telah memetakan sejumlah titik rawan macet serta rawan kecelakaan.
Kepolisian, menurut dia, juga berkoordinasi dengan pihak terkait lain untuk menjamin kelancaran Lebaran tahun ini.
"Sudah dipetakan titik-titik yang rawan, termasuk pengawalan bagi pemudik bersepeda motor," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas
-
Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully
-
KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama
-
Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026
-
Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz
-
AS Ditinggal Sekutu, Jerman Sebut Agresi Militer Amerika Serikat ke Iran Ilegal
-
Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen
-
Donald Trump Geram, Larang Iran Pungut Biaya dari Kapal Dagang Selat Hormuz
-
Termakan Kesombongan Sendiri, Militer Israel Diambang Kolaps, Terpecah dari Dalam
-
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat