Suara.com - Meksiko tampaknya siap kembali dihiasi oleh raungan mobil-mobil balap Formula 1 (F1) mulai tahun depan. Hal itu sebagaimana disampaikan sendiri oleh CEO Formula One, Bernie Ecclestone.
Dengan kepastian ini, maka hal tersebut akan jadi kembalinya Grand Prix (GP) balapan F1 ke Meksiko setelah lebih dari dua dekade. Rencananya, seri balapan di negeri itu akan digelar di Sirkuit Mexico City yang memiliki panjang lintasan 4,421 km.
"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa kami telah mendapatkan sebuah kesepakatan untuk menggelar satu seri balapan di sana (Meksiko) tahun 2015," ungkap Ecclestone, seperti dikutip situs Formula1.com, Rabu (23/7/2014) waktu setempat.
Mexico City sendiri diketahui pertama kali menggelar balapan F1 pada 1963 lalu, yang diikuti secara rutin dalam 7 tahun kemduain. Sempat absen, balapan lantas kembali diadakan di sana pada 1986 serta 6 tahun berikutnya. Tahun 1992 itulah terakhir kalinya balap F1 digelar di Meksiko sebelum ini, dengan Nigel Mansell (Williams) jadi pebalap terdepan saat itu.
Tavo Hellmund, sosok yang membantu hadirnya GP Amerika Serikat di Austin, Texas, merupakan juga salah satu rekanan pengusul GP Meksiko 2015. Dia pun mengaku senang dan lega karena proses negosiasi selama ini telah berhasil.
"Sejak Bernie dan saya memulai pekerjaan untuk balapan di Austin, sudah menjadi mimpi saya untuk membantu mengembalikan (balap) Formula One ke Meksiko," tutur Hellmund.
"(Maka) Pengumuman ini pada dasarnya sudah dalam proses selama beberapa tahun terakhir, dan kami secara berangsur mampu menyambungkan elemen-elemen yang diperlukannya. Saya benar-benar merasa senang," sambungnya.
Meski begitu, kepastian soal di mana posisi Meksiko dalam kalender balap F1 tahun depan, masih dalam proses negosiasi akhir. Sementara itu diketahui, tahun ini ada dua pebalap asal Meksiko yang turut bersaing di F1, yaitu Esteban Gutierrez dari tim Sauber, serta pebalap Force India, Segio Perez, yang sempat masuk podium di GP Bahrain lalu. [Formula1.com]
Berita Terkait
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko
-
Tragedi Piala Dunia 2026: Satu Nyawa Melayang Usai Bentrok Suporter di Guadalajara
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat