Suara.com - Polisi tidak berani memberikan tindakan tegas terhadap aksi konvoi dengan menggunakan kendaraan truk terbuka di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Minggu (27/7/2014) sekitar jam 22.00 W?B. Konvoi tersebut dilakukan untuk perayaan malam takbiran.
Menurut pengamatan suara.com, petugas beseragam polisi hanya menghentikan truk dan mengingatkan secara lisan tentang bahaya konvoi semacam itu. Tidak ada tindakan berupa pemberian surat tilang ataupun meminta anak-anak yang menumpang truk untuk turun.
Setelah itu, tiga petugas polisi tadi meminta pengemudi truk semi kontainer itu berjalan terus ke arah Cempaka Putih.
Alih-alih kapok, pengemudi truk tadi berputar lagi di tikungan untuk menuju kawasan Monumen Nasional bergabung dengan ribuan orang yang telah memadati destinasi wisata kebanggaan masyarakat ?ndonesia itu.
Truk-truk bak terbuka yang mengangkut warga dapat dengan mudah ditemukan sepanjang jalan menuju Kemayoran. Umumnya, petugas yang berjaga-jaga di perempatan jalan tidak menindaknya.
Bentuk pelanggaran lalu lintas lainnya yang terjadi di malam takbiran ini ialah hampir semua pengendara sepeda motor yang konvoi tidak mengenakan helm, bahkan satu kendaraan ada yang dinaiki tiga orang. Mereka dengan bebas berkendara ke arah Jalan Pejambon dan Monas.
?mbauan Polda Metro Jaya mereka sepelekan. Padahal, kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, imbauan itu untuk kebaikan mereka sendiri, mengingat tiap malam takbiran yang dirayakan dengan konvoi selalu memakan korban jiwa.
Korban jatuh, baik akibat kecelakaan maupun perjelahian sesama peserta konvoi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Petugas KLIA Dicurigai Bantu Pilot Mohd Saufi bin Othman Selundupkan 70 Ribu Narkoba ke Jakarta
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak