Suara.com - Suasana Lebaran di Panti Sosial Sasana Tresna Werdha Karya Kasih, Jakarta, Senin (28/7/2014) tak berbeda dengan hari biasanya. Sejumlah orang tua lanjut usia (lansia) itu menanti kehadiran sanak keluarga untuk merayakan Idul Fitri 1435 Hijriah.
Usai melaksanakan ibadah salat Idul Fitri, para lansia penghuni panti itu terlihat menyambut Lebaran dengan hanya duduk di kursi-kursi yang berjajar rapi di aula. Mereka menikmati sarapan pagi yang disediakan oleh pengelola panti.
Sebagian besar dari mereka sedang menanti kehadiran anak, cucu, atau sanak saudara mereka untuk sekadar "merayakan" hari kemenangan bagi umat islam itu.
Momen menanti kedatangan sanak keluarga di hari raya ini seakan menjadi hal yang istimewa bagi para lansia penghuni panti tersebut.
Nenek Yasmin, yang merupakan salah satu penghuni panti, merayakan Lebaran tanpa kehadiran keluarga lantaran kesibukan yang dijalani anaknya sehingga tidak sempat berkunjung di hari Lebaran.
Meski demikian, perempuan asal Depok, Jawa Barat, yang dititipkan di panti sejak 2010 lalu ini mengaku bersyukur bisa merayakan Lebaran dengan anggota panti lain walaupun tidak berada di tengah-tengah keluarga.
Ia mengaku senang berada di panti karena dirinya merasa diperhatikan dan diperlakukan dengan baik sehingga kini ia menganggap penghuni panti yang lain adalah keluarganya sendiri.
"Saya cukup senang tinggal di panti. Walaupun rindu sama anak dan cucu, saya punya keluarga baru di sini," katanya.
Yasmin mengatakan keluarganya memang tidak datang di hari Lebaran namun biasanya anaknya tetap datang berkunjung paling lama empat bulan sekali.
Di hari Lebaran ini dia berharap agar anaknya lebih sering datang untuk menemuinya. Ia juga mendoakan agar anak dan cucunya tetap sehat dan berada di dalam lindungan Tuhan.
"Ya cuma bisa berdoa supaya tetap sehat. Kalau ada waktu ingin sekali dijenguk, apalagi di Hari Raya seperti ini," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo