Suara.com - Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor, AKP Muhammad Chaniago mengatakan, selama libur Idul Fitri 1435 H, di wilayah tersebut hanya terjadi dua peristiwa kecelakaan lalu lintas.
"Situasi selama Lebaran cukup kondusif. Untuk peristiwa kecelakaan, hanya terjadi dua kali, dengan dua korban meninggal dunia," kata AKP Muhammad Chaniago, saat ditemui di Pos Polisi Gadog, Sabtu (2/8/2014).
M Chaniago menyebutkan, peristiwa kecelakaan pertama terjadi di jalur Puncak, pada hari pertama Lebaran, Senin (28/7) lalu. Kecelakaan itu melibatkan bus dinas TNI Angkatan Laut dengan sepeda motor.
Peristiwa itu tepatnya terjadi di turunan Bima Sakti, Desa Lewimalang, Cikopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Satu korban meninggal dunia atas nama Alimuddin (39), merupakan warga Bogor yang sepeda motornya ditabrak oleh bus TNI AL tersebut saat menghindari pengendara sepeda motor lainnya.
"Kasus kecelakaan sudah ditangani. Untuk proses hukumnya, dijalankan oleh sidang militer TNI AL sendiri," kata Kasatlantas tersebut.
Sedangkan peristiwa kecelakaan kedua tercatat terjadi di wilayah Ciampea, yang juga menyebabkan satu korban meninggal dunia. Namun untuk ini, pihak Satlantas Polres Bogor belum merekap data lengkap kecelakaan yang terjadi setelah Lebaran tersebut.
"Kami belum merekap laporan kejadian kecelakaan, karena masih fokus pada Operasi Ketupat Lodaya dan pengaturan arus di kawasan Puncak. Tetapi laporan yang sudah masuk, hanya ada dua peristiwa kecelakaan saja yang terjadi selama ini," katanya.
M Chaniago pun menambahkan, selama Operasi Ketupat Lodaya 2014, pihaknya sendiri fokus pada pengaturan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Bogor, terutama di jalur Puncak yang terus mendapat sorotan akibat kemacetan.
"Kami juga belum melakukan razia atau pengawasan pelanggaran lalu lintas, karena arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Bogor cukup padat. Sehingga kami fokus untuk pengaturan terlebih dahulu," tandasnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung