Suara.com - Rachmawati Soekarnoputri menyatakan menolak proses Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2014.
Ia menuturkan hal itu karena menurutnya demokrasi telah diintervensi oleh pihak asing.
"Menolak proses dari pilpres ini dan intervensi asing ini," kata Rachmawati di kediamannya di Jati Padang, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2014).
Selain itu, Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem itu mengatakan, perusahaan asing telah menyusun strategi-strategi dalam pilpres yang berlangsung tahun 2014.
"Grand design dari asing ini memberikan konsultan dari proses pilpres kali ini," tutur adik Megawati ini di kediamannya.
"Ada bentuk konsesi berupa bisnis kali ini siapa yang akan menang (di pilpres)," tegasnya.
Seperti diketahui dalam pemilihan presiden dan wakil presiden kali ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan pasangan nomor urut dua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden terpilih RI selama lima tahun kedepan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua