Suara.com - Bekas Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Rachmawati Soekarnoputri mengaku sudah mengundrukan mengundurkan diri sejak tanggal 24 Juli 2014 lalu.
"Saya ingin luruskan, saya telah membuat surat 24 Juli, saya sudah mengundurkan diri dari Partai NasDem. Ini memang ini menjadi sikap politik saya yang tidak bisa bersama partai NasDem," kata Rachma di kediamannya di Jatipadang, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2014).
Adik dari Megawati tersebut menyatakan mundur dari partai yang dipimpin Surya Paloh karena mengklaim memilih netral.
"Saya ingin menegaskan, keputusan ini bukan karena saya memihak nomor satu, saya punya keberpihakan saya ini independen," serunya.
Dia juga sempat menjelasan tiga alasan pengunduran diri lainnya. Salah satunya karena dukungan buat Joko Widodo tidak dibahas dalam rapat partai.
Rachma juga menilai para penyelengara Pemilu melawan hukum dan menudingnya dikuasai asing,.
"Saya menyatakan, pengundurkan diri dari Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem karena saya tidak ingin terlibat dan tidak ingin ikut serta dalam proses penghancuran negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tulis Rachma dalam naskah tertulis sambil menyebut alasan yang ketiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang
-
Polemik Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pimpinan KPK Belum Dapat Panggilan dari Dewas
-
Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Anggota DPR Sebut Langkah Kejagung Kasasi Putusan Bebas Delpedro Marhaen Melanggar KUHAP Baru
-
Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal
-
Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
-
Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak
-
Pimpinan KPK akan Klarifikasi Penyidik Soal CCTV Mati Saat Geledah Rumah Ono Surono