Suara.com - Kepercayaan warga Amerika Serikat kepada Presiden Barack Obama semakin menurun. Ini terlihat dari jajak pendapat yang dilakukan oleh NBC News/Wall Street Journal.
Dalam jajak pendapat itu, hanya 40 persen responden yang masih mendukung Obama. Namun, Obama bukan satu-satunya pihak yang tidak populer di mata responden.
Kongres yang dalam beberapa hari terakhir menjadi “musuh berat” Obama juga tidak populer di mata responden. Hanya 14 persen responden yang mendukung Kongres.
Jajak pendapat itu juga menyimpulkan, 6 dari 10 warga negara Amerika Serikat tidak puas dengan kinerja ekonomi nasional. Selain itu, 70 persen responden yakin Amerika tengah melalui jalur yang salah. Sedangkan 80 persen responden menyatakan Amerika jatuh karena sistem politik.
Pemerintah Amerika Serikat dan Kongres bersitegang dalam beberapa hari terakhir terkait masalah imigran. Presiden Barack Obama meminta Kongres menyetujui dana sebesar 3,7 miliar dolar Amerika untuk menangani krisis di perbatasan Amerika barat daya dengan Meksiko.
Obama ingin menambah lagi rumah-rumah penampungan sementara bagi anak-anak itu, yang sebagian besar datang dari Guatemala, Honduras dan El Salvador dan menambah hakim untuk memutuskan apakah mereka harus pulang ke negara asal atau diberi suaka kemanusiaan di Amerika.
Penentang Obama dari faksi Republik di Kongres memotong permintaan dana menjadi 659 juta dolar Amerika. Mereka juga berencana mendukung dua kebijakan yaitu mempercepat dikembalikannya anak-anak itu ke Amerika Tengah dan menghentikan kekuasaan Obama memblokir pendeportasian para imigran yang tidak memiliki dokumen sah dan telah tinggal di Amerika selama bertahun-tahun. (USAToday)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok