Suara.com - Pihak Kepolisian Daerah Riau mengungkap kasus sodimi disertai mutilasi terhadap enam bocah. Jasad korban ditemukan dengan kondisi hanya tinggal kerangka di beberapa lokasi.
Menurut informasi yang diterima pada Jumat (8/8/2014) siang, aparat juga telah mengamankan pasangan suami isteri yang diduga sebagai pelakunya.
Enam bocah korban sodomi disertai mutilasi tersebut dilaporkan ditemukan oleh aparat di Kabupaten Bengkalis dan di Kabupaten Siak.
Kapolres Siak, Ajun Komisaris Besar Dedi Rahman yang dihubungi lewat sambungan telepon belum bersedia memberikan keterangan.
Sebelumnya pada akhir Juli 2014, Tim Opsnal Polres Siak juga menangkap lima pelaku sodomi dan mutilasi dua bocah yang diperkirakan berumur 8-9 tahun di kawan hutan tanam industri (HTI) milik perusahaan kertas, Tualang Perawang, Siak.
Kelima tersangka itu masing-masing, As (22) warga Siak, MD (16) warga Tualang, Perawang, DP (16) warga Tualang Perang dan Bt (45) warga Tualang, Perawang serta Rs (45) juga warga Tualang, Perawang.
Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, terungkapnya kasus sodomi dan mutilasi tersebut atas laporan orangtua korban yang kehilangan anak.
Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan dari keterangan saksi diketahui ke lima tersangka pernah membawa anak kecil ke HTI perusahaan kayu di Tualang, Perawang, Siak.
Dari keterangan itu, kata dia, kemudian dilakukan pengejaran dan berhasil ditangkap tersangka As dan MD. Polisi kemudian kemudian mengembangkan kasus itu hingga diamankan tiga tersangka lainnya.
Dia belum dapat memastikan apakah kasus penemuan enam kerangka bocah diduga juga korban sodomi dan mutilasi kali ini berkaitan dengan lima tersangka itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD
-
Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram
-
Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC
-
3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
-
IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika
-
Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi