Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya masih belum mendapat pengakuan dan motif dua guru yang menjadi tersangka pelaku sodomi terhadap bocah murid TK Jakarta International School (JIS) Pondok Indah.
"Soal motif, dua tersangka selama diperiksa tidak ada pengakuan. Nanti soal motif akan terungkap di pengadilan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Polda Metro Jaya, di Polda Metro Jaya, Selasa (12/8/2014).
Kendati belum ada pengakuan, Rikwanto mengungkapkan, rangkaian alat bukti selama proses penyidikan dapat menjadi petunjuk untuk mengetahui motif tersangka
Kepolisian rencana akan melimpahkan berkas dua tersangka pelaku, yakni Neil Bantleman dan Ferdinand Tjiong ke Kejaksaan Tinggi Jakarta pekan ini.
Penyidik hanya tinggal menunggu satu keterangan dari saksi ahli seksologi, termasuk hasil uji kebohongan untuk melengkapi berkasnya.
"Paling lambat minggu depan berkas dikirim ke Kejaksaan. Tapi diusahakan minggu ini. Hasil uji kebohongan dan tes kesehatan sudah dimasukkan dalam berkas," tutut Rikwanto.
Dugaan keterlibatan kedua guru JIS itu diungkapkan oleh orang tua korban setelah menunjukkan buku tahunan sekolah kepada bocah korban. Dugaan itu juga pernan diungkap oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi
-
Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta
-
AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini
-
Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya
-
Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar
-
Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad
-
Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran