Suara.com - Hari ini, Jumat (15/8/2014), Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah mengikuti sidang bersama di Gedung Paripurna atau gedung kura-kura Kompleks MPR/DPR/DPD. Agendanya adalah Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sidang bersama diselenggarakan DPR atau DPD secara bergantian. Sidang bersama yang pertama kalinya diselenggarakan tanggal 16 Agustus 2010. Saat itu, Ketua DPR bertindak sebagai ketua sidang. Sedangkan sidang bersama yang kedua kalinya, Ketua DPD bertindak sebagai ketua sidang. Begitu seterusnya.
Tahun ini atau sidang bersama kelima kali atau yang terakhir kali untuk periode 2009-2014, giliran DPR menjadi tuan rumah.
“Karena 16 Agustus hari Sabtu, atau hari libur, sesuai kesepakatan DPR, DPD, dan Presiden, kita majukan menjadi 15 Agustus yang jatuh waktunya hari Jumat. Karena hari Jumat, Sidang Bersama DPR-DPD berawal pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 11.00 WIB,” demikian disampaikan Ketua DPD Irman Gusman dalam siaran pers yang diterima suara.com.
Senator asal Sumatera Barat ini melanjutkan, siangnya pukul 14.30 WIB, pimpinan dan anggota DPD menghadiri Rapat Paripurna DPR. Acaranya ialah pidato Presiden dalam rangka penyampaian Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015 beserta nota keuangan.
Adapun jadwal Sidang Bersama DPR-DPD adalah Presiden bersama istri, Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono akan tiba di lokasi pukul 08.50 WIB disambut Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti. Di pintu utama, Presiden beserta istri disambut Ketua DPR Marzuki Alie didampingi istri, Asmawati yang juga anggota DPD asal Sumatera Selatan, serta Ketua DPD Irman Gusman didampingi istrinya, Liestyana Rizal.
Sebelumnya, Wakil Presiden Boediono bersama istri, Herawati Boediono, tiba di lokasi pukul 08.40 WIB disambut Sekretaris Jenderal DPD Sudarsono Hardjosoekarto. Di pintu utama, Wakil Presiden beserta istri disambut Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso serta Wakil Ketua DPD La Ode Ida.
Presiden, Wakil Presiden, Ketua DPR dan Ketua DPD, para Wakil Ketua DPR dan para Wakil Ketua DPD memasuki ruangan pukul 08.58 WIB. Mereka berdiri sempurna di mimbar, sedangkan para anggota DPR dan anggota DPD berdiri sempurna di tempatnya masing-masing. Pukul 09.00 WIB hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya diiringi Gita Bahana Nusantara, serta Mengheningkan Cipta dipimpin ketua sidang (Ketua DPR) yang diiringi Gita Bahana Nusantara.
Acara pokoknya ialah pidato kenegaraan Presiden yang didahului pidato ketua sidang yang mempersilakan Presiden menyampaikan pidatonya. Seusainya, hadirin-hadirat mendengarkan lagu Satu Nusa Satu Bangsa oleh Gita Bahana Nusantara, pembacaan doa, serta penutupan acara oleh ketua sidang. Hadirin-hadirat kembali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya diiringi Gita Bahana Nusantara.
Sidang bersama selesai, Presiden dan Wakil Presiden, serta pimpinan DPR dan pimpinan DPD meninggalkan ruangan.
Dasar hukum pelaksanaan Sidang Bersama DPR-DPD ialah Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD Pasal 199 dan Pasal 268 yang menyatakan, sebelum pembukaan tahun sidang, anggota DPR dan anggota DPD mendengarkan pidato kenegaraan Presiden dalam sidang bersama yang diselenggarakan oleh DPR atau DPD secara bergantian.
Sebelum UU 27/2009 berlaku, setiap tanggal 16 Agustus DPR menggelar rapat paripurna khusus guna mendengar pidato kenegaraan Presiden. Sedangkan DPD menggelar sidang paripurna khusus setiap tanggal 23 Agustus yang dihadiri Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, serta Ketua DPRD se-Indonesia guna mendengar pidato Presiden tentang pembangunan daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend