Suara.com - Pada momen peringatan HUT RI, sudah lazim komunitas warga di berbagai lingkungan maupun wadah menggelar berbagai acara dan lomba. Tidak terkecuali di momen HUT ke-69 RI kali ini, yang kebetulan jatuh pada hari Minggu (17/8/2014).
Salah satu yang tak ketinggalan menggelar acara meriah adalah warga Perumahan Tamansari Puri Bali, di wilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Depok, Jawa Barat (Jabar). Bedanya, ada sederet mata lomba dan kegiatan tak biasa yang digelar kali ini di perumahan tersebut, yang mencakup mulai dari wahana flying fox, hingga kano dan kompetisi paintball.
Sebagaimana diungkapkan Agung yang mewakili panitia dari Paguyuban Tamansari Puri Bali, kegiatan non-tradisional itu sengaja digelar untuk memberi suasana baru yang menyenangkan dan lebih seru bagi warga khususnya, terkait momen yang datang hanya sekali dalam setahun ini. Apalagi menurutnya, di peringatan HUT RI kali ini pun mereka didukung oleh Riam Jeram sebagai penyedia wahana kegiatan.
Berlangsung sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, di lokasi Taman Kota Puri Bali yang sudah disiapkan bahkan sejak beberapa hari sebelumnya, kegiatan hari ini pun diramaikan warga, termasuk anak-anak mereka dari yang kecil hingga remaja. Rata-rata ikut mencoba wahana aktivitas yang disediakan, mulai dari flying fox, Tarzan swing, spider web, balance bridge, hingga kano dan paintball.
Khusus untuk paintball, selain kompetisi membidik sasaran dengan door prize, juga ada kompetisi antar-tim dengan durasi 2x15 menit bagi kelompok-kelompok yang dibentuk sendiri oleh warga. "Perang tembak-tembakan" ini digelar di hutan jati kecil di samping perumahan itu. Sedangkan untuk kano, memang hanya disediakan dalam waktu terbatas dan sekadar berupa pengalaman menyusuri saluran air kompleks, untuk masing-masing tiga orang remaja/anak per perahu.
Kemeriahan HUT RI di kompleks itu pun tak hanya diwarnai aktivitas "langka" tersebut, melainkan juga tetap diisi kompetisi antar-blok (Banjar). Kompetisi berisikan "lomba-lomba tradisional" itu antara lain meliputi tarik tambang, balap karung estafet, catur, gaple, bola sarung, lomba masak, hingga sepeda hias dan lan-lain. Menambah kemeriahan suasana, turut hadir pula di lokasi sejumlah tenda bazar ibu-ibu perumahan, pojok foto dan temporary tattoo, hiburan musik akustik, serta tenda sponsor.
Puncak dari segala rangkaian kegiatan itu, menurut panitia pula, nantinya akan dirangkum dalam acara pagelaran "Malam Seni dan Budaya Indonesia" pada 30 Agustus mendatang di lokasi yang sama. Sesuai namanya, pagelaran itu akan berisikan pertunjukan tari mulai dari tradisional hingga modern, puisi, band, hingga marawis reggae dan dongeng.
"Pagelaran akan dimeriahkan juga dengan bazar warga, stand sponsorship, dan aneka permainan. Pada malam seni dan budaya ini akan dilakukan juga penyerahan hadiah bagi juara perlombaan," ungkap pihak panitia.
Berita Terkait
-
Kontroversial! Mahasiswa Diskorsing Usai Rencanakan Diskusi 'Soeharto Bukan Pahlawan' di Kampus
-
Profil B.M Diah: Tokoh Pers dan Pahlawan yang Selamatkan Draf Asli Teks Proklamasi
-
Peci Bung Karno dan Hatta Kini Jadi Saksi Bisu di Museum Proklamasi
-
Kemeriahan Karnaval SD Muhammadiyah Belik: Tampilkan Kreativitas, Pakaian Adat, dan Profesi
-
Totalitas Tanpa Batas, Peserta Lomba Azan Pingsan usai Tarik Suara di Nada Tinggi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
-
ICW Desak KPK Awasi Ketat SPPG Polri, Ada Potensi Uang Negara Hilang Hingga Rp2 Triliun?
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Usut Kasus Pemerasan Sudewo Cs, KPK Panggil Plt Bupati Hingga Ketua KPU Pati
-
Lapangan Padel di Jakarta Wajib Pasang Peredam Suara, Jika Tidak Siap-Siap Kena Sanksi!