Ekspresi koalisi merah putih di sidang perdana gugatan pilpres capres dan cawapres Prabowo-Hatta di ruang sidang MK Jakarta, Rabu (6/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, meminta seluruh pihak, utamanya petinggi parpol Koalisi Merah Putih dan pendukungnya untuk menerima keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, kata Margarito, keputusan MK bersifat final dan mengikat.
"Yang menarik dari keputusan MK final dan mengikat. Setelah putusan MK, senang atau tidak senang, suka atau tidak suka, pahit atau tidak pahit, selesai semua (persoalan)," katanya di RM Bumbu Desa, Jalan Cikini Raya 71 Jakarta, Minggu, (24/8/2014).
"Seperti biasanya di dalam bangsa ini, yang benar selalu benar, yang kalah selalu salah, itu biasa di bangsa ini. Ini soal sudut pandang, yang terjadi di MK bukan benar atau salah, tapi pantas dan tidak pantas," kata Margarito.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai