Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Bali akan meningkatkan pengawasan keamanan di sejumlah objek vital, termasuk situs cagar budaya dan tempat suci. Upaya ini dilakukan untuk menangkal ancaman dari kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
"Pura Besakih dan objek vital berkaitan dengan monumen dan situs bersejarah dan cagar budaya semua kami tingkatkan pengamanannya," ujar Kapolda Bali Irjen Pol. Albertus Julius Benny Mokalu di Denpasar, Minggu (24/8/2014).
Peningkatan pengawasan dilakukan mengingat di media sosial, pendukung "Islamis State of Iraq and Syiria (ISIS) di Indonesia mengancam akan menghancurkan Candi Borobudur.
Jenderal berbintang dua itu menambahkan pihaknya telah memberikan peningkatan kemampuan kepada Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) di setiap desa di Bali untuk melakukan pengawasan.
Sementara itu di sejumlah pintu masuk, pihak Polda juga meningkatkan pengamanan dan meningatkan anggotanya untuk tidak lengah. Koordinasi dengan sejumlah pemuka agama dan tokoh masyarakat juga dilakukan untuk memberikan pemamahaman terkait ISIS.
"ISIS telah dilarang di Indonesia apalagi MUI (Majelis Ulama Indonesia) telah mengeluarkan pernyataan tidak diperkenankan ISIS di Indonesia," katanya.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik