Suara.com - Amerika Serikat menyebut aksi pemenggalan yang dilakukan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kepada jurnalis James Foley sebagai serangan teroris.
Presiden Barack Obama mengatakan, Amerika akan melakukan intervensi militer dalam perang bersaudara yang sudah berlangsung di Suriah selama tiga tahun terakhir.
Salah satu opsinya adalah melakukan serangan militer ke Suriah, tempat di mana kelompok ISIS berlindung. Obama menyatakan, kelompok ISIS telah berkembang begitu cepat sehingga menjadi ancaman besar bagi Amerika.
Sejauh ini, Amerika baru melancarkan serangan udara ke Irak dalam memerangi kelompok ISIS di negara itu.
Militer Amerika belum melakukan serangan ke Suriah, markas dari kelompok militan tersebut. Namun, aksi pemenggalan terhadap James Foley membuat Obama murka dan berjanji akan melindungi warga Amerika di mana pun dengan cara apa pun.
“Apabila anda (ISIS) datang ke Amerika, kami akan mengejar Anda. Dan itulah rencana kami dalam beberapa waktu ke depan,” kata Ben Rhodes, deputi penasihat keamanan nasional Amerika.
Kata Rhodes, apabila Obama memutuskan untuk menyerang Suriah maka yang akan menjadi target utama adalah markas dari kelompok ISIS di negara tersebut.
“Pemenggalan James Foley merupakan bentuk serangan kepada Amerika ketika salah satu warga negara kita dibunuh dengan cara sadis seperti itu,” ujarnya. (USAToday/LATimes)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia