Suara.com - Orangtua dari James Foley, jurnalis Amerika yang dipenggal oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengaku telah menyaksikan video pembunuhan anaknya itu.
Diane dan John Foley mengatakan, mereka menyaksikan video itu bersama-sama.
“Kami hanya ingin tahu,” kata John di luar rumahnya di Rochester, New Hampshire, Amerika Serikat.
Ketika ditanya apakah mereka akan memaafkan pembunuh anaknya itu, John mengatakan,” Tidak hari ini. Namun, sebagai umat Kristiani kami pasti akan memaafkan,” katanya dengan suara bergetar.
Sementara itu, saudara perempuan James, Katie berharap pembunuh adiknya itu menghentikan aksi brutalnya dan mempunyai belas kasihan kepada tawanan.
“Kami semua berdoa dan berharap dia serta temannya mempunyai rasa belas kasihan,” ujarnya.
Amerika Serikat menyebut aksi pemenggalan yang dilakukan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kepada jurnalis James Foley sebagai serangan teroris.
Presiden Barack Obama mengatakan, Amerika akan melakukan intervensi militer dalam perang bersaudara yang sudah berlangsung di Suriah selama tiga tahun terakhir.
Salah satu opsinya adalah melakukan serangan militer ke Suriah, tempat di mana kelompok ISIS berlindung. Obama menyatakan, kelompok ISIS telah berkembang begitu cepat sehingga menjadi ancaman besar bagi Amerika. (Dailynews/Mirror/LATimes)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123