Suara.com - Leonid Stadnyk, lelaki yang diyakini sebagai manusia tertinggi di dunia meninggal di usia 44 tahun. Stadnyk yang mempunyai tinggi 8 kaki 4 inchi adalah sosok pemallu sehingga tidak ingin namanya masuk dalam buku rekor dunia Guiness.
Stadnyk 21 inchi lebih tinggi dari pesepakbola Inggris, Peter Crouch. Petani dari sebuah desa di Ukraina itu meninggal, Senin (25/8/2014) karena pendarahan di otak.
Mengenai tingginya itu, Stadnyk pernah mengungkapkan,”Bagi saya, postur yang tinggi ini merupakan sebuah kutukan, hukuman dari Tuhan, bukan sesuatu untuk dirayakan. Dosa apa yang telah saya perbuat, saya tidak tahu. Sepanjang hidup saya, saya bermimpi untuk bisa menjadi seperti orang biasa.”
“Saya tidak ingin atau perlu popularitas lewat postur saya yang tinggi ini. Saya tidak ingin masuk ke buku Guiness,” ujarnya.
Stadnyk juga takut untuk melakukan hubungan dengan perempuan dengan alasan dia tidak mau membawa masalahnya kepada istri.
Postur Stadnyk mulai semakin tinggi ketika usianya 12 tahun saat tumor di otaknya memicu produksi hormone tubuhnya. Di satu titik, kondisi yang dialami Stadnyk disebut gigantisme. Setiap tahun, tingginya bertambah tiga inchi. (Mirror)
Tag
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL