Suara.com - Sejumlah angkutan kota dan perdesaan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memilih tidak beroperasi. Hal itu akibat kelangkaan premium dalam dua hari terakhir.
Petugas Terminal Madureso Temanggung Muji Sugiyanto di Temanggung, Selasa (26/8/2014), mengatakan dalam dua hari terakhir angkutan yang tidak masuk terminal atau tidak beroperasi sekitar 30 persen menyusul kelangkaan BBM di sejumlah SPBU di Temanggung.
Ia menyebutkan jumlah angkot yang masuk ke terminal Madureso sekitar 70 angkutan, terdiri atas 30 agkutan jurusan Kranggan-Temanggung dan 40 angkutan jurusan Parakan-Temanggung.
"Angkutan yang berhenti beroperasi sekitar 20 hingga 25 unit, sedangkan sisanya masih beroperasi," katanya.
Ia mengatakan, akibat kelangkaan BBM, sekitar 30 persen dari jumlah angkutan memilih untuk berhenti beroperasi, karena mereka merugi jika memaksa untuk beroperasi akibat waktu habis untuk mengantre BBM di SPBU.
Sopir angkutan, Imam (38) menuturkan, kelangkaan premium dalam dua hari terakhir ini membuat dirinya dan sejumlah sopir angkutan lain engan beroperasi, karena mayoritas angkutan tidak bisa mendapatkan premium.
"Sekarang untuk mendapatkan premium sangat susah, SPBU dimana-mana sudah kehabisan stok premium kalau pun ada harus mengantre hingga berjam-jam," katanya.
Ia mengaku minimnya stok premium ini membuat dirinya lebih memilih untuk menunggu penumpang daripada harus berkeliling mengejar setoran. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi