Suara.com - Sebuah pesawat cateran di Australia mendarat darurat pada Senin (25/8/2014), setelah seorang kakek berusia 82 tahun merebut kemudi dari pilot saat pesawat sedang terbang, demikian dilaporkan kantor berita Reuters.
Polisi mengatakan lelaki tua itu menyewa pesawat berkapasitas empat penumpang dari perusahaan Beechcraft Duchess dalam perjalanan bisnis dari Bankstown, Sydney ke Cowra yang berjarak 186 kilometer.
Menurut juru bicara Beechcraft Duches, dia mulai bertingkah aneh saat pesawat sudah terbang. Ia sempat mematikan mesin pesawat dan merebut tongkat kemudi pesawat.
Tingkah penumpang tua itu memaksa pilot yang baru berusia 23 tahun untuk melawan dan akhirnya melakukan panggilan darurat, sebelum mendaratkan pesawat di sebuah lapangan.
"Pilot menunjukkan kemampuan terbang yang mumpuni dalam pendaratan. Kami berterima kasih atas profesionalitas dia," bunyi pernyataan perusahaan itu.
Adapun setelah insiden itu sang pilot dirawat di rumah sakit karena mengalami shock. Sang kakek juga dirawat karena mengalami cedera pada wajah. Meski demikian kondisinya sudah stabil.
Hingga kini belum dijelaskan mengapa kakek itu berusaha merebut kendali pesawat. Polisi sedang menyelidiki peristiwa itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
-
Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman