Suara.com - Pelapis Gedung (Facade) atau fasad Gedung Blok G, Kompleks Balai Kota, Jakarta, rubuh, sore ini. Fasad yang terbuat dari plat alumunium dan baja ringan ini runtuh dari lantai 24. Reruntuhan ini juga menimpa atas ruangan kerja Wakil Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) yang berada di lantai 2 blok B.
"Bapak (Ahok) lagi wawancara di ruangan sama media asing. Tiba tiba terdengar suara keras. Di luar ada yang teriak bom. Bapak langsung dievakusi keluar," kata seoarang staf Ahok yang enggan disebutkan di lokasi.
Ahok pun langsung mengecek apa yang sebenarnya terjadi. Setelah beberapa menit, dia langsung masuk ke ruangannya kembali.
Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Agustino Darmawan, menjelaskan pembangunan pemasangan Facade ini dilakukan sejak 2010 dan selesai pada 2011.
Proyek ini dikerjakan oleh Dinas Perumahan. Dia mengaku tidak tahu kenapa hal ini bisa terjadi. Namun, pihaknya akan meminta peristiwa itu diselidiki.
"Sisi timur perlu diteleti lagi, sisi barat perlu diwaspadai. Nanti kita minta pasang police line. Karena ini baru kejadian, teknisnya belum tahu. Perlu kita teliti dulu," katanya.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.25 WIB itu mengagetkan PNS di lingkungan Balaikota. Karena bunyi yang keras, para PNS pun langsung berlarian ke luar gedung. Beruntungnya tidak ada korban dalam insiden itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!