Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku belum tahu kasus runtuhnya pelapis dinding (fasad) gedung Blok G Balai Kota Jakarta. Pelapis tersebut jatuh dari lantai 24 dan menghantam atap ruangan Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada Kamis (28/8/2014) pukul 16.25 WIB.
"Tidak tahu, saya tidak tahu, Kanopi ditanyakan ke saya. Tanyanya ke sana itu urusan dinas perumahan," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jumat (29/8/2014).
Jokowi mengatakan akan cari tahu soal itu ke Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Jonathan Pasodung.
"Pokoknya, tanya ke dinas perumahan itu bangunan tahun berapa itu. Saya belum terima laporan saya baru tahu ini, nanti saya tanya ke dinas," kata Jokowi.
Pelapis dinding gedung Blok G yang runtuh kemarin sore terbuat dari plat aluminium dan baja ringan.
"Bapak (Ahok) lagi wawancara di ruangan sama media asing. Tiba-tiba terdengar suara keras. Di luar ada yang teriak bom. Bapak langsung dievakuasi keluar," kata seorang staf Ahok.
Setelah insiden itu, Ahok langsung mengecek ke TKP.
Kejadian itu juga sempat mengagetkan sebagian PNS, bahkan sampai ada yang berlarian. Tidak ada korban jiwa dalam kasus ini.
Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Agustino Darmawan, menjelaskan pemasangan pelapis dinding itu dilakukan tahun 2010 dan selesai 2011. Proyek tersebut dikerjakan oleh Dinas Perumahan.
Dia mengaku tidak tahu kenapa fasad bisa runtuh. Ia setuju kasus ini diusut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
-
Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi