Suara.com - Polandia melarang sebuah pesawat yang dinaiki Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu untuk melewati wilayah udaranya. Larangan dijatuhkan lantaran pesawat itu dirubah statusnya, dari pesawat sipil menjadi pesawat militer.
Sedianya, permintaan izin pesawat militer seharusnya disampaikan 72 jam sebelumnya. Akibatnya, pesawat yang dinaiki Shoigu dari Slovakia itu terpaksa kembali mendarat di Bratislava, ibu kota Slovakia. Shoigu baru saja menyelesaikan kunjungannya dari Slovakia dan hendak kembali ke Rusia saat pesawatnya dilarang melintas wilayah udara Polandia.
Seorang pejabat senior Rusia mengatakan, pelarangan itu merupakan bentuk "pelanggaran etika antar negara". Insiden ini terjadi menyusul larangan berkunjung yang banyak diberlakukan negara-negara Uni Eropa kepada banyak pejabat Rusia sebagai bagian dari sanksi atas keterlibatan Rusia dalam konflik Ukraina. Meski demikian, Shoigu bukan salah satu dari sekian banyak pejabat yang ada dalam daftar larangan tersebut.
Selain Polandia, Ukraina juga melarang pesawat itu melintas di wilayah udaranya.
Sebagaimana dikutip BBC, juru bicara angkatan bersenjata Polandia, Letnan Kolonel Piotr Walatek mengatakan, penerbangan-penerbangan militer memerlukan izin terlebih dahulu. Menurutnya, pesawat itu berstatus pesawat sipil saat meninggalkan Moskow, Rusia, menuju Slovakia, pada Jumat (29/8/2014). Namun, ketika kembali dari Slovakia, statusnya berubah menjadi pesawat militer. (BBC/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target