Suara.com - Juara pemilihan ratu kecantikan asal Myanmar, May Myat Noe, dilucuti gelarnya setelah membawa lari mahkota kejuaraannya. Penyebab lainnya, juara kompetisi Miss Asia Pacific World 2014 itu dinilai tidak berterima kasih dan tidak jujur kepada pihak penyelenggara kompetisi.
Dalam situs Miss Asia Pacific World, foto May sudah diburamkan. Bahkan, ada tulisan "dicopot" di samping tulisan namanya.
May memenangkan kompetisi tersebut pada bulan Mei di Seoul, Korea Selatan. Menurut pengakuan penyelenggara, The Miss Asia Pacific World Super Talent Organization, May telah berbohong dan tidak menghargai mereka.
Mereka menyebut, "sikap tidak berterima kasih" yang ia tunjukkan menjadi penyebab dicopotnya gelar itu dari May. Seperti dilansir Associated Press, perempuan berusia 18 tahun itu dituduh lari dengan mahkotanya, yang jika dirupiahkan menjadi 1,1 miliar.
Menyusul kemenangannya dalam ajang tersebut, pihak penyelenggara mengatakan bahwa mereka akan memberikan kontrak menyanyi dan video klip kepadanya. Namun, mereka juga berniat mengubah penampilan gadis bertinggi badan 172 sentimeter itu.
Mereka mengatakan, ingin mengorbitkan May sebagai bintang besar, ikon pop, dan model kelas dunia. Mereka memutuskan hendak memperbesar payudara May lewat operasi, dan May sudah menyetujuinya.
"Kami pikir, dia akan terlihat lebih cantik.. jadi kami mengirim dia ke rumah sakit untuk mengoperasi payudaranya," kata direktur penyelenggara kompetisi David Kim.
"Itu menjadi tanggung jawab kami. Jika hidungnya tidak bagus, maka mungkin, jika dia mau, kami bisa mengoperasi hidungnya. Jika payudara, maka payudara (yang akan dioperasi)," lanjut David.
Menurut Kim, masalah timbul saat sang ratu kecantikan membawa ibunya ke Seoul, Korea Selatan. Seharunya, kunjungan hanya berlangsung 10 hari saja. Namun, ibunya berada di kota itu selama tiga bulan. (Abc/AP)
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Iran Bersedia Buka Selat Hormuz jika Kerugian Perang Dibayar
-
Horor Penumpang Taksi Online di Harmoni: Dilecehkan Sopir 'Nyabu' hingga Aksi Berani Korban Melawan
-
Mentan: Cadangan Beras Tembus Jutaan Ton, Stok Pangan Aman hingga Tahun Depan
-
Sahroni Tegaskan Hitung Kerugian Negara Wajib Lewat BPK: Kalau Tidak, Landasan Hukumnya Tidak Valid
-
Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino Godzilla
-
Teror Air Keras Menjamur, Abdullah PKB Desak Pemerintah Tertibkan Peredaran Bahan Berbahaya
-
Jakarta Bidik Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan di 2029, Rano Karno: Itu Kebutuhan Dasar
-
Amsal Sitepu Bebas, Ahmad Sahroni Ingatkan Nasib Terdakwa Lain: Kejagung Harus Bertindak
-
6 Anak-anak Meninggal Dunia Akibat Serangan AS-Israel di Teheran Iran
-
Kasus TB RI Tembus 1 Juta, Wamenkes Ungkap 300 Ribu Belum Ditemukan