Suara.com - Sebuah aksi pengeroyokan yang terjadi di Yulin, Cina, baru-baru ini menggemparkan situs media sosial dan forum dunia maya di negeri Tirai Bambu.
Dalam aksi yang diabadikan dalam foto tersebut, tampak seorang perempuan muda yang sedang diseret-seret oleh sejumlah perempuan lainnya. Tak hanya diseret, si perempuan juga dijambak, ditelanjangi dan diinjak-injak. Dalam foto, terlihat pula perempuan malang itu mencoba melindungi organ vitalnya dari aksi para penyerang. Pada salah satu foto, tampak darah mengalir dari tubuh si perempuan.
Di foto tersebut, terlihat sejumlah orang di sekitar lokasi terjadinya pengeroyokan. Namun, semua hanya menonton, tidak ada yang berani ikut campur dan melerai aksi mereka.
Seperti dilansir Shanghaiist, insiden pengeroyokan itu terjadi di depan sebuah toko penjual barang-barang elektronik pada bulan Juli lalu. Namun, foto-foto tersebut masih beredar di banyak forum internet di Cina.
Hingga saat ini, identitas si perempuan dan para penyerangnya belum diketahui. Penyebab pengeroyokan pun belum dapat dipastikan. Shanghaiist menyebut, si korban diduga sebagai perempuan simpanan. (AsiaOne/Shanghaiist)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis