News / Internasional
Jum'at, 06 Juni 2014 | 16:05 WIB
Ilustrasi selongsong peluru. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja putri ditembak dua kali dan dibuang ke sungai oleh keluarganya sendiri lantaran nekat menikahi lelaki pilihannya sendiri. Beruntung, nyawa perempuan malang itu berhasil diselamatkan.

Saba Maqsood, demikian nama perempuan asal Pakistan itu. Atas dasar cinta, Saba menikahi Muhammad Qaiser, seorang tetangganya lima hari yang lalu. Padahal, keluarga Saba tidak setuju dia menikahi lelaki tersebut.

Menurut tradisi Pakistan, Saba pun dianggap mencoreng kehormatan keluarga. Saba pun dibawa pergi oleh ayah, paman, saudara laki-laki, dan bibinya ke sebuah tempat. Di tempat itu, Saba ditembak dua kali. Dua butir timah panas menembus wajah dan tangannya. Mereka lalu melemparkan Saba ke sebuah aliran sungai.

Ternyata, Saba masih hidup. Perempuan itu berenang menepi. Dengan tenaga yang masih tersisa, dia berjalan ke sebuah pom bensin terdekat. Disitulah, Saba ditolong tim medis dan dilarikan ke rumah sakit.

Berbekal laporan Saba, polisi mendatangi rumah ayahnya. Namun sayang, semua tersangka sudah melarikan diri.

Kasus ini bukan yang pertama kali terjadi di Pakistan. Beberapa waktu lalu, seorang perempuan yang nekat menikahi lelaki idamannya tewas dirajam oleh keluarganya sendiri. (Dailymail)

Load More