Suara.com - Seorang remaja putri ditembak dua kali dan dibuang ke sungai oleh keluarganya sendiri lantaran nekat menikahi lelaki pilihannya sendiri. Beruntung, nyawa perempuan malang itu berhasil diselamatkan.
Saba Maqsood, demikian nama perempuan asal Pakistan itu. Atas dasar cinta, Saba menikahi Muhammad Qaiser, seorang tetangganya lima hari yang lalu. Padahal, keluarga Saba tidak setuju dia menikahi lelaki tersebut.
Menurut tradisi Pakistan, Saba pun dianggap mencoreng kehormatan keluarga. Saba pun dibawa pergi oleh ayah, paman, saudara laki-laki, dan bibinya ke sebuah tempat. Di tempat itu, Saba ditembak dua kali. Dua butir timah panas menembus wajah dan tangannya. Mereka lalu melemparkan Saba ke sebuah aliran sungai.
Ternyata, Saba masih hidup. Perempuan itu berenang menepi. Dengan tenaga yang masih tersisa, dia berjalan ke sebuah pom bensin terdekat. Disitulah, Saba ditolong tim medis dan dilarikan ke rumah sakit.
Berbekal laporan Saba, polisi mendatangi rumah ayahnya. Namun sayang, semua tersangka sudah melarikan diri.
Kasus ini bukan yang pertama kali terjadi di Pakistan. Beberapa waktu lalu, seorang perempuan yang nekat menikahi lelaki idamannya tewas dirajam oleh keluarganya sendiri. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia