Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI Martin Hutabarat mendorong Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas yang telah mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK, terpilih lagi.
"Masa jabatan Pak Busyro akan berakhir pada Desember mendatang dan Pak Busryo sudah mendaftarkan diri lagi sebagai calon pimpinan KPK," kata Martin Hutabarat pada diskusi "Forum Legislasi: Polemik KPK Haruskah Revisi UU" di Gedung MPR/DPD/DPD RI, Jakarta, Selasa (2/9/2014).
Menurut dia, Busyro dikenal sebagai figur yang bersih memiliki pengalaman belasan tahun di lembaga penegakan hukum, mulai dari Komisi Yudisial hingga KPK.
Guna mengisi satu formasi pimpinan KPK yang akan berakhir pada Desember mendatang, kata dia, maka Komisi III DPR RI akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap dua tokoh yang akan dipilih salah satunya.
"Dalam pandangan saya, Pak Busyro tidak perlu lagi di uji kepatutan dan kelayakan. Beliau sudah patut dan layak untuk meneruskan jabatannya sebagai pimpinan KPK," katanya.
Martin juga melihat kinerja KPK di bawah Abaraham Samad sudah baik, karena memiliki keberanian untuk mengungkap kasus dugaan korupsi yang melibatkan menteri, pimpinan lembaga negara, maupun kepala daerah.
Menurut dia, ada ketua lembaga negara, yakni ketua Mahkamah Konstitusi, menteri aktif, dan beberapa gubernur yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menyatakan sudah mendaftarkan diri menjadi calon pimpinan KPK menjelang berakhirnya masa tugasnya pada Desember 2014.
"Saya mencalonkan diri kembali setelah mendapat dukungan dari beberapa pihak," kata Busyro Muqoddas melalui layanan pesan singkat, Senin (1/9/2014), setelah mendaftarkan diri menjadi calon pimpinan KPK kepada Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?