Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengaku kaget dengan keputusan KPK menetapkan Jero Wacik menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di Kementerian ESDM, Rabu (3/9/2014) siang. Jero adalah Menteri ESDM yang juga fungsionaris Partai Demokrat.
"Saya kaget dan terperanjat," kata Ramadhan Pohan kepada suara.com.
Terkait dengan bagaimana nasib Jero Wacik sebagai menteri dan anggota Fraksi Demokrat DPR RI, Ramadhan Pohan mengatakan hal itu sudah ada aturan mainnya.
"Tentu kita tidak akan beda dengan norma yang berlaku," kata Ramadhan Pohan tanpa memberikan penjelasan secara konkrit.
Ia mengakui saat ini belum ada koordinasi di tingkat DPP Partai Demokrat. Ramadhan Pohan sendiri terus mencermati perkembangan kasus tersebut.
"Ini, kan baru selesai konferensi pers di KPK, jadi tidak tahu, sekarang belum ada koordinasi apa-apa. Kan masih baru informasinya," kata Ramadhan Pohan yang saat ini sedang berada di Medan, Sumatera Utara.
Jero Wacik merupakan menteri kedua dari Partai Demokrat yang terjerat kasus korupsi. Sebelumnya adalah Menpora Andi Mallarangeng yang sudah divonis empat tahun penjara.
Penyidik KPK menyatakan sudah menemukan indikasi dugaan keterlibatan Jero dalam pemerasan terkait dengan proyek di Kementerian ESDM.
Sebelumnya, Jero Wacik sudah beberapa kali diperiksa KPK sebagai saksi terkait penyelidikan dugaan korupsi penggunaan anggaran dana Kesetjenan, berupa sosialisasi, sepeda sehat, dan perawatan gedung sekretariat ESDM.
Kasus yang menjerat politisi Partai Demokrat ini merupakan pengembangan dari penyidikan kasus yang telah menjerat tersangka bekas Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Waryono Karno.
Kasus tersebut diduga telah merugikan keuangan negara mencapai R9,9 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi