Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginginkan berbagai persoalan seperti perselisihan perbatasan dapat diselesaikan melalui jalur diplomasi sebagaimana ditunjukkan oleh pemerintah RI-Singapura.
"Kita telah menyaksikan penandatanganan perjanjian penting terkait Delimitasi Batas Laut Bagian Timur Selat Singapura," kata Presiden Yudhoyono di Istana Singapura, Rabu malam (3/9/2014).
Menurut SBY, di dalam kondisi dunia yang diwarnai dengan banyak ketegangan dan perselisihan, perjanjian yang telah didemonstrasikan bersama oleh RI dan Singapura memberikan pesan komitmen politik yang kuat.
Pesan itu, ujar dia, adalah merupakan hal yang bisa dimungkinkan untuk mencapai solusi yang disepakati bersama.
"Melalui perjanjian ini, kita (RI-Singapura) meletakkan tonggak baru dalam sejarah bilateral kita," kata Presiden SBY.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengungkapkan, perjanjian yang telah ditandatangani ini adalah merupakan bagian yang sangat penting dan merupakan hasil diplomasi yang panjang.
Marty menuturkan, perjanjian batas laut bagian tengah Selat Singapura telah ditandatangani pada tahun 1973, dan perjanjian batas laut bagian barat Selat Singapura juga telah disahkan pada tahun 2009.
Setelah perjanjian yang ditandatangani pada 2014, masih ada pembahasan mengenai satu tahap lagi yang mesti diselesaikan tidak hanya dengan Singapura, tetapi juga dengan negara Malaysia.
Menlu mengemukakan, Indonesia sendiri memiliki perbatasan maritim dengan 10 negara, dan masih akan membahas mengenai batas laut antara lain dengan beberapa negara lainnya.
Menurut dia, penggunaan perundingan dan diplomasi dalam menyelesaikan permasalahan batas negara merupakan pembelajaran yang baik untuk masa mendatang dan kasus lain.
Sebagaimana diketahui, perselisihan batas laut yang mengemuka saat ini antara lain adalah terkait Laut Tiongkok Selatan antara Tiongkok dan sejumlah negara ASEAN. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal