- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi keluhan durasi tunggu TransJakarta yang lama akibat musim penghujan.
- Lonjakan penumpang TransJakarta dipicu kebijakan pembebasan tarif untuk 15 golongan masyarakat tertentu saat ini.
- Pemprov DKI menargetkan seluruh 10.000 bus akan beralih menjadi bus listrik bebas emisi pada tahun 2029.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait durasi tunggu bus TransJakarta yang dinilai semakin lama.
Kritik pedas warga mengenai keterlambatan armada ini menjadi sorotan utama mengingat transportasi publik merupakan urat nadi pergerakan di ibu kota.
Pramono mengakui bahwa saat ini terdapat beberapa faktor krusial yang menyebabkan layanan transportasi tersebut kerap mengalami kendala di lapangan.
Kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan disebut menjadi salah satu variabel yang menghambat kecepatan waktu tempuh armada bus.
"Kenapa kemudian sekarang ini banyak keluhan, ada keluhan mengenai nunggunya lama? Yang pertama harus diakui karena musim hujan, sering kali menunggu cukup lama," jelas Pramono Anung di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (5/2/2026).
Selain itu, lonjakan jumlah penumpang yang signifikan terjadi karena adanya kebijakan pembebasan tarif bagi sejumlah kategori masyarakat.
"Yang kedua, orang naik transportasi umum di Jakarta sekarang meningkat dengan pesat. Karena apa? 15 golongan kami gratiskan. Itulah yang menyebabkan kemudian orang sekarang, naik transportasi umum itu menjadi habit baru," lanjut politisi PDIP tersebut.
Meningkatnya minat warga beralih ke transportasi umum ini pun direspon pemerintah dengan rencana penambahan jumlah armada secara masif.
Pramono menekankan bahwa penambahan bus bukan sekadar soal kuantitas, melainkan juga menyentuh aspek kualitas dan keramahan lingkungan.
Baca Juga: Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
Pemprov DKI Jakarta telah memancangkan target untuk melakukan transisi energi pada seluruh moda transportasi darat miliknya.
Dalam beberapa tahun ke depan, wajah transportasi Jakarta dipastikan akan berubah total dengan penggunaan teknologi mesin yang bebas emisi.
"Bahkan target saya di tahun 2029, 10.000 bus Jakarta itu sudah bus elektrik," tegas Pramono Anung.
Transformasi menuju bus listrik ini diharapkan tidak hanya mengurai kemacetan dan waktu tunggu, tetapi juga memperbaiki kualitas udara di Jakarta.
Berita Terkait
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?