Suara.com - Kaki warga Gadih Angik Nagari Tiku Lima Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, KabupateN Agam, Sumatera Barat (Sumbar) nyaris putus karena digigit buaya saat ia mandi di Sungai Batang Masang, Jumat (5/9/2014), sekitar pukul 18.30 WIB.
"Kedua kaki saya digigit buaya saat saya mandi di Batang Masang, setelah bekerja di kebun sawit saya yang tidak jauh dari lokasi," kata korban, Alinuar (50) di Lubuk Basung, Sabtu.
Ia sempat dibawa oleh buaya ke dasar sungai sebanyak dua kali. Namun dia mencoba berontak untuk melepaskan diri dari gigitan buaya itu. Tiba-tiba buaya tersebut melepaskan gigitan dan dia menyelamatkan diri ke pingir sungai.
Setelah itu, keluarga dan warga setempat langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung untuk dirawat.
"Saya mendapatkan perawatan di RSUD Lubuk Basung, karena mengalami luka pada kedua kaki," katanya.
Ia menyebutkan awal mula kejadian terjadi saat dia sedang mandi di Sungai Batang Masang. Tiba-tiba buaya dengan panjang sekitar dua meter langsung menyerang dan menggigit kakinya.
Sebelumnya, katanya, ia sempat dilarang warga sempat untuk mandi di Sungai Batang Masang karena akhir-akhir ini buaya di sungai tersebut sangat ganas sehingga menyerang ternak milik warga yang ada sekitar sungai.
Buaya di Sungai Batang Masang ini sering menyerang warga. Pada 2012 hal serupa juga terjadi yang mengakibatkan tangan kanan warga luka.
Direktur Utama RSUD Lubuk Basung, Bakhrizal mengatakan korban sudah diperbolehkan pulang setelah luka yang dialami korban mendapatkan perawatan oleh tim medis agar tidak infeksi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang
-
KPK Sita Toko, Salon, Hingga Rumah Milik Bupati Nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Wamendagri Dorong Penguatan Kerja Sama Daerah untuk Antisipasi Karhutla saat El Nino 20262027
-
Tito Sebut Pemulihan Pascabencana di Sumatera Makin Progresif, Infrastruktur Permanen Dipercepat
-
Fantastis! Libur Sekolah Bikin Negara Hemat Rp3,4 Triliun dari Program Makan Bergizi Gratis
-
Lawan Putusan Pengadilan Militer! 4 Prajurit BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Dengar Curhatan Korban, DPR Minta Polisi Pertimbangkan Istri Bos Hanania Travel Jadi Tersangka
-
Bandingkan Prabowo dengan Hewan, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diadukan ke Bareskrim