Suara.com - Penyandang difabel Sri Lestari (41) dengan motor modifikasinya melakukan perjalanan lintas Sumatera dari Banda Aceh ke Jakarta.
Perjalanan itu dilakukannnya dalam rangka memberi insprirasi kepada para difabel lainnya yang masih banyak tinggal di rumah.
Sebelumnya Sri sudah melakukan perjalanan dari KM 0 di Sabang, Sabtu (6/9/2014)), sehingga perjalanan ini dimulai dari titik 0 Indonesia bagian barat.
Sri mengatakan, selama dalam perjalanan dirinya akan bertemu dengan masyarakat yang memiliki keluarga penyandang difabel dan memberikan semangat kepada mereka agar bisa berbuat lebih baik lagi.
Perjalanan Sri ini diperkirakan akan membutuhkan waktu selama 40 hari. Sesampainya di Monas, Jakarta, Sri juga dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden terpilih Joko Widodo.
Ia berharap, pemerintah baru mendatang lebih memperhatikan penyandang difabel dengan membangun fasilitas yang bisa diakses, khususnya fasilitas umum yang dinilai masih sangat kurang.
Menurut dia, karena terbatasnya fasiltas, maka banyak penyadang difabel lebih banyak berada di rumah, sehingga tidak memiliki kreatifitas untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat.
Pengendara mobil lain akan bergabung dengan Sri di beberapa wilayah yang dilaluinya, seperti Ikatan Motor Indonesia (IMI), Disability Motor Club (DMC), TVS Motor Club (TMC) dan Motor Nusantara.
Sri akan ditemani oleh tim kru film yang akan meliput perjalanannya, sehingga bisa langsung anda ikuti melalui media sosial. Sri akan siap sepanjang perjalanannya untuk memberikan kesempatan update, wawancara dan foto.
Sebelum acara itu, Sri dibantu berbagai relawan di Jakarta akan ada diskusi tentang hak mobilitas bagi difabel, kegiatan fundraising untuk membantu penyediaan kursi roda bagi difabel bersama sejumlah artis dan tokoh masyarakat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Harga MinyaKita Bakal Naik, DPR Warning Pemerintah: Jangan Biarkan Penimbun Ambil Untung
-
Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu
-
Saling Sikut DPR vs Pemerintah Soal Komposisi Anggota Kompolnas di Draf RUU Polri
-
Polisi Masuk ke Sektor Gizi Nasional? Simak Poin-Poin Usulan Pemerintah dalam Revisi UU Polri
-
Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat
-
Bukan Tanpa Alasan! KPK Jelaskan Kehadiran Brimob Bersenjata saat Geledah Rumah Silmy Karim
-
Pengacara Bantah Silmy Karim 'Sulit Dicari': Tak Ada Panggilan, Tiba-Tiba Tersangka
-
Kontras Soroti Tren Baru Penghilangan Paksa Jangka Pendek untuk Teror Demonstran
-
CFD Kuningan Minggu Ini, Simak Rute Pengalihan Lalu Lintas Lengkapnya
-
RUU Polri Ubah Batas Pensiun Anggota, Kapolri Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden