News / Nasional
Selasa, 09 September 2014 | 12:11 WIB
Keluarga korban kuningan meletakkan karangan bunga di Kuningan, Jakarta. [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Satu dekade peristiwa tragedi bom Kuningan, Jakarta diperingati dengan membagikan bunga mawar dan selebaran di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

Puluhan orang yang memperingati acara itu sebagian besar adalah korban dan keluarga dari tragedi bom tersebut. Selain korban, ada sejumlah orang dari beberapa yayasan, serta mahasiswa pun turut ambil bagian dalam acara ini. Selain membagikan bunga, mereka juga mengarak karangan bunga yang kemudian disandarkan di tengah trotoar.

"Kami mewakili para korban Bom Kuningan dan keluarganya mengajak masyarakat Indonesia terus dukung Gerakan Anti-Terorisme dengan menyisihkan 5 menit Anda untuk mengheningkan cipta pada tanggal 9 September 2014 untuk memperingati tragedy,” kata Ketua Yayasan Penyintas Indonesia (YPI), Dwi Welasih dalam keterangan persnya, di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/9/2014).

Dwi menambahkan, acara ini diselenggarakan untuk mengingatkan masyarakat bahwa aksi terorisme tidak dapat dibenarkan untuk alasan apapun.

Dia menilai, para korban memainkan peran strategis dalam hal pemberantasan aksi radikal. Mereka membutuhkan dukungan masyarakat baik moral dan material untuk memperkuat peran tersebut.

Load More