Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membekuk kawanan pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) roda dua. Salah seorang tersangka harus ditembak karena melawan polisi dengan senjata api.
"Diamankan tujuh orang tersangka, diantaranya WYD, MRS, AS alias R, HDR alias U, NH alisa N dan AJ dan satu orang terpaksa diberikan tindakan tegas karena melawan, sehingga meninggal dunia, inisial ABD," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Kamis (11/9/2014).
Sementara itu Kepala Satuan Reserse Mobil (Resmob), Didik Sugiarto, menyatakan pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik motor yang di parkir di tempat tertentu yang posisinya kurang aman. Dengan menggunakan kunci leter T, pelaku merusak kunci tersebut dan membawa kabur kendaraan.
Setelah berhasil mendapatkan kendaraan, tersangka WYD menjualnya ke AS, yang kemudian AS menjual kembali ke NH alias N dan tersangka AJ dengan harga yang relatif murah.
"Pada saat melakukan pencurian, tersangka selalu membawa senjata api dan senjata tajam untuk melukai korbannya pada saat mendapat perlawanan," imbuhnya.
Kendaraan bermotor tersebut diambil di daerah Jakarta, kemudian dijual ke seorang penadah di Banten, lalu ditampung dan dijual lagi di Banten. Untuk penadah berhasil ditangkap di Banten dan di Tangerang, sementara pelakunya ditangkap di Ciledug.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita dua pucuk senjata api dan sembilan peluru aktif, tiga buah senjata tajam, satu kunci T, 18 Unit motor, satu buah komputer tablet, dan enam buah telepon seluler.
Keenam tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/Drt?1951 dengan ancaman hukuman, hukuman mati atau penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara maksimal 20 tahun.
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional