Suara.com - Presiden Amerika Barack Obama mengungkapkan rencananya untuk mengajak sejumlah negara berkoalisi untuk melibas kelompok militan Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) yang kini menguasai sebagian Suriah dan Irak bagian utara.
Lebih dari itu, Obama dalam acara penggalangan dana di Baltimore, Amerika, Jumat (12/9/2014) atau Sabtu (13/9/2014) waktu Indonesia, menyatakan berniat untuk memimpin koalisi internasional tersebut.
“Kita akan membangun semacam koalisi yang memungkinan kita untuk memimpinnya, tapi bukan berarti tergantung pada apa yang kita (Amerika) lakukan,” seru Obama.
Dia juga menyebut saat ini adalah saatnya “waktu serius” bersikap untuk berperang melawan kejahatan.
Koalisi yang dimaksud Obama, yakni menggabungkan kekuatan sekutu di Barat dan negara-negara Teluk Arab bertempur dan memusnahkan ISIS.
Keseriusan Amerika ini menyusul pertemuan Obama dengan NATO pekan lalu di Wales, Inggris, serta rencana mengadakan konferensi dengan para pemimpin keamanan di markas PBB New York untuk menyepakati komitmen koalisi.
Sementara di kawasan Timur Tengah, Arab Saudi telah menyetujui menjadi tuan rumah buat misi pelatihan bagi pemberontak Suriah yang dianggap moderat oleh Amerika dan bisa memerangi ISIS. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka